Home > News > Indonesia Fashion Week 2020, Kalimantan dan Fesyen Berkelanjutan
Indonesia Fashion Week 2020, Kalimantan dan Fesyen Berkelanjutan
aliansi mode 2020/06/21 Pageviews:1139

Ketua Umum APPMI sekaligus Presiden IFW, Poppy Dharsono menjelaskan, tema budaya Kalimantan dipilih sebagai komitmen nyata mendukung promosi khasanah Indonesia. Borneo Mengajak memiliki budaya yang beragam dan tak pernah habis untuk menjadi mode inspirasi. Jika pada IFW 2019 fokusnya adalah Kalimantan sebagai pulau besar, fokus IFW 2020 adalah pada budaya suku-sukunya. Seperti Dayak, Kutai dan Banjar.

"Ketiganya memiliki kultur yang berbeda yang kita dapat perkenalkan ke teman-teman se-Indonesia dan internasional," kata Poppy dalam soft launching IFW 2020 di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2019).



 Tema Kalimantan akan dituangkan ke dalam karya para desainer yang terlibat melalui mode kategori, antara lain siap pakai, konvensional, kontemporer, hingga sederhana. Budaya Kalimantan memang pernah diundang tahun lalu, namun bagi Poppy sekali tidak cukup.Menurutnya, IFW akan mengangkat tema tersebut bahkan mungkin lebih dari dua kali lipat. "Kemarin (IFW 2019) baru memperkenalkan, sekarang lebih dalam. Mungkin dari sekarang, dua kali lagi (IFW), sampai karya dan produk masyarakat Kalimantan betul-betul dapat di-branding dan banyak dibeli," kata dia. Fesyen berkelanjutan, Pada IFW kali ini, APPMI juga bekerja sama dengan Global Compact Network (IGNC) Indonesia, aliansi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk fesyen kerjasama. Hal ini dilakukan agar industri ramah lingkungan semakin banyak di Indonesia. Sebab, saat ini masih merupakan industri terbesar kedua yang paling banyak dikonsumsi dalam setiap proses produksinya.



Oleh karena itu, dukungan pembangunan untuk industri fesyen ramah lingkungan didukung.Salah satu desainer yang turut menampilkan karyanya adalah Ivan Gunawan.Ivan akan berkolaborasi dengan Asian Pacific Rayon (APR), sebuah pabrik lokal yang menghasilkan aneka tekstil sintetis berbahan dasar serat kayu.

Untuk koleksi bertajuk "Birds of Happiness", Ivan akan menyulap jeans berbahan dasar viscose-rayon menjadi busana pret-a-porter, baju pria dan busana wanita."Busana saya terbuat dari 100 persen selulosa kayu, jadi ketika baju saya sudah tidak terpakai atau dibuang bisa terurai di tanah," ucapnya.



Pada busana laki-laki, jeans digunakan pada bagian lengan dan kantong kemeja, atau kelepak kerah dan ujung lengan outer berbahan embroidery.Sementara untuk perempuan, Ivan mempersembahkan blus putih lengan panjang dengan pita super besar di pergelangan, dipadukan dengan outer panjang tanpa lengan. Pada outer tersemat bordir Burung Enggang atau Rangkong warna putih.Rangkong sendiri merupakan salah satu jenis burung yang dilindungi dan dilestarikan.



"Saya buat look fashion yang forward ke depan. Walau tema kedaerahan, tapi baju bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan up to date," katanya.


Key Words

sekaligus, mode

Report

Share

Related recommendation

  • •  专业服务礼仪--医护礼仪
  • •  什么样的女人最受欢迎
  • •  中国男人的形象怎么了
  • •  赣州形象礼仪圈告诉您需要注意的手机礼仪
  • •  转行做礼仪培训师需要具备什么特点

Latest News

  • •  风尚圈118期全科班开班:名师云集,锻造形象礼仪精英
  • •  风尚圈携手雄安商服中心,开启贵宾服务新篇章
  • •  程从正解读职场着装密码,教师穿搭也有“大学问”
  • •  风尚圈礼仪 | 程从正:银行业政企拜访的艺术与礼仪指南
  • •  元旦盛启 礼遇未来 ——2025版国标礼仪课全新升级